GENESIS TANAH
freepik.com

GENESIS TANAH

Tanah secara prinsip berasal dari bebatuan saling bersama dengan pembusukan hewan dan tumbuhan, kalau Anda bisa mengayalkan bentang panjang atau rentang waktu di saat massa bebatuan besar tumbang dan pecah. Panas, perbuatan air, dan gesekan kebanyakan memikul tanggung jawab untuk ini. Yang dikatakan dengan gesekan di sini ialah gesekan dan penggilingan massa bebatuan kepada massa bebatuan. Pikir bebatuan besar, keributan prima pada mereka, menghantam, menggores, melekat kedua-duanya. Apa hasilnya? Yah, saya sangat percaya Anda seluruh dapat menyelesaikannya. Ini yang terjadi: beberapa potongan batu tergerus, banyak panas dibuat, beberapa potongan batu didesak bersama untuk membuat massa bebatuan anyar, bagian bagian jadi terlarut pada air. Kenapa, saya sendiri, nyaris merasai depresi dan kemelut dari itu semua. Sanggupkah kamu?

Lantas, pula terjadi perombakan temperatur yang besar. Pertama segalanya dipanaskan hingga sampai temperatur tinggi, lantas dengan cara bertahap jadi dingin. Pikir saja perpecahan, kemusnahan, gejolak, yang benar disebabkan perombakan sesuai itu! Anda ketahui efek-efek pada musim dingin dari pembekuan dan pencairan yang mendadak. Akan tetapi contoh kecil dari pipa air yang pecah dan kendi yang pecah tak ada maknanya ketimbang dengan yang terjadi di dunia pada era itu. Air dan gas di atmosfer menolong tugas yang tumbang ini.

Dari seluruh perbuatan menggosok ini, yang dimaksud perbuatan mekanis, cukup ringan untuk mendalami bagaimana pasir terjadi. Ini adalah satu diantaranya satuan besar tanah berpasir tanah. Pinggir laut merupakan kelompok besar pasir murni. Kalau tanah sekedar massa bebatuan yang pecah, karenanya tanah itu begitu miskin dan tak produktif. Akan tetapi wujud awal mula kehidupan hewan dan tumbuhan yang membusuk jadi sisi dari massa bebatuan dan mendatangkan tanah yang lebih bagus . Maka tanah yang kita sebutkan jadi tanah berpasir udah bergabung dengan pasir, bahan lain, kadang-kadang lempung, kadang-kadang bahan nabati atau humus, dan kerap kotoran hewan.

Tanah liat bawa kita langsung ke kelas lain dari tanah tanah liat. Itu terjadi kalau beberapa sisi tersendiri dari massa bebatuan jadi terlarut di saat air menetes di atasnya dan panas bejibun dan banyak. Pembubaran ini terjadi terlebih lantaran pada udara ada gas tersendiri yang dimaksud karbon dioksida atau gas asam karbonat. Gas ini menggempur dan mengganti zat tersendiri dalam bebatuan. Kadang Anda memandang bebatuan besar dengan beberapa sisi yang muncul seakan-akan udah dikonsumsi habis. Asam karbonat mengerjakan ini. Itu mengganti sisi yang dikonsumsi ini jadi suatu hal lainnya yang kita sebutkan tanah liat. Perombakan sebagai berikut bukan mekanis akan tetapi kimiawi. Ketidakcocokan dalam dua type perombakan cuman ini: pada suatu kejadian pasir, di mana perombakan mekanis terjadi, Anda masih punyai apa yang Anda mulai, terkecuali ukuran massa lebih kecil. Anda awali sama batu besar, dan usai dengan partikel kecil pasir. Namun Anda tak punyai type batu yang tidak sama kelanjutannnya. Perbuatan mekanis bisa disketsakan dengan sepotong gula pasir. Diamkan gula wakili massa batu yang besar. Leburkan gula, dan yang paling kecil merupakan gula. Demikian juga dengan massa bebatuan; akan tetapi pada kejadian perombakan kimia Anda awali sama sebuah hal dan disudahi dengan hal-hal lain. Anda awali sama massa batu besar yang ada sisi yang diganti oleh asam yang bekerja kepadanya. Itu usai jadi hal sama sekali tidak serupa yang kita sebutkan tanah liat . Maka dalam kejadian perombakan kimia suatu hal mulai dengan dan kelanjutannnya kita punyai hal sama sekali tidak serupa. Tanah lempung kerap dimaksud tanah lumpur lantaran jumlah air yang dipakai dalam pembentukannya.

Type tanah ke-3  yang penting dijumpai beberapa orang bertani merupakan tanah kapur. Ingat kita memikir tanah dari sisi pandang pertanian. Tanah ini tentunya rata-rata terjadi dari batugamping. Lekas sehabis sebuah hal dikatakan yang kita tidak jelas apapun, lainnya tampak yang kita sama bodohnya. Dan seluruhnya rantai pertanyaan di bawah. Saat ini Anda barangkali bercakap pada diri Anda sendiri, bagaimana batu kapur pertamanya terjadi?

Dalam suatu waktu beratus-ratus tahun lalu, wujud hewan dan tumbuhan yang lebih rendah diambil dari partikel air kapur. Dengan kapur mereka membuat rangka atau rumah perihal diri sendiri jadi pelindungan dari hewan yang makin besar. Karang adalah perwakilan dari kelas hewan pembentuk rangka ini.

Waktu hewan itu mati, kerangkanya selalu ada. Massa besar materi hidup ini bergabung, sehabis beratus-ratus tahun, membuat batu kapur. Beberapa batugamping masih berwujud sebegitu rupa maka dari itu komposisi cangkangnya masih nampak. Marmer, batu kapur lain, rada kristal dalam sifat. Batu kapur yang lain tersohor merupakan kapur. Barangkali Anda ingin mengetahui teknik supaya terus dapat memberi kabar batu kapur. Jatuhkan sedikit asam ini pada beberapa jeruk nipis. Saksikan bagaimana gelembung dan mendesis. Lantas jatuhkan beberapa di kapur ini namun juga di marmer. Gelembung yang serupa terjadi . Maka kapur mesti berada pada ke-3  susunan ini. Seorang tidak usah beli asam privat untuk tugas ini, lantaran juga asam rumah tangga seperti cuka dapat sebabkan hasil yang serupa.

Karenanya ini merupakan tiga type tanah yang dipunyai petani s untuk menanggulangi, dan yang kita mau mendalami. Lantaran seorang bisa belajar mengenal tanah kebunnya dengan mendalaminya, seperti sama seorang mendalami pelajaran dengan belajar.